Aplikasi art terapy di sekolah berdasarkan golongan darah

Abstract

Children are very passionate living his life, environment isn’t understand child development yet, thus decreasing spirit of his life developing, curiosity and empathy for his environment. Passion of life's joy developed through talent of interest based blood type, determining a sense of interest in a particular activity, for there is a love to do it. Art is a fun activity increases productivity of life, according to talent and interest without being forced. Art as a therapy application to solve student problems in school related to personal, social, love, discipline, law, and religion. Descriptive qualitative methods, surveys, case studies, experiments applying individual counseling services, content mastery, and groups. The survey results, case studies and experiments, based blood type, better to map the sense of art, talent and interests of the child, correlated sense of art with the right service for its Therapeutic Art Application, motivation to make problem solving counseli.

Keywords

Applications, Art Therapy, Blood Type, Children.

References

  1. Agustina Lidya, Christine Dwi Karya Susilawati (2012). Dampak Muatan Etika dalam Pengajaran Akutansi Kuangan dan Audit terhadap Persepsi Etika Mahasiswa yang Dimoderasi oleh Kecerdasan Kognisi dan Kecerdasan Emosional: Studi Eksperimen Semu. Jurnal Akuntansi Vol.4 No. 1 Mei 2012: 22-2-32.
  2. Adriani, S., & Satiadarma, M. (2011). Efektivitas Art Therapy dalam Mengurangi Kecemasan pada RemajaPasienLeukemia.Indonesian,5(1).Retrieved from http:/indonesianjournalofcancer.or.id
  3. Aida Rusmariana, Nur Faridah, R. A. / S. M. pekjangan pekalongan. (2013). Efektifitas Terapi Bermain Menggambar Terhadap Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah Akibat Hospitalisasi Aida Rusmariana , Nur Faridah , Rieza Ariyani Email : aidarusmariana@ymail.com Effectiveness Active Therapeutic Play by Drawing Against Anxiety Preschooler, V(2), 2–5.
  4. Aisah Siti, Junaiti Sahar, Sutanto Priyo Hastoni, (2010). Pengaruh Edukasi Kelompok Sebaya Terhadap Perubahan Perilaku Pencegahan anemia Gizi Besi pada Wanita Usia Subur di Kota Semarang. Prosiding seminar nasional UNIMUS, http//jurnal.unimus.ac.id
  5. Armstrong, T. (2013). Kecerdasan Multipel di dalam kelas. Edisike-3 diterjemahkan oleh Dyah Widya Prabaningrum. Indeks, Jakarta.
  6. Beal, Nancy dan Gloria Bley Miler, (2003). Rahasia Mengajar Seni pada Anak di Sekolah dan di Rumah. Yogyakarta: Pripoenbooks.
  7. Chatif, Munif, (2017). Semua Anak Bintang mengali kecerdasan dan bakat terpendam dengan multiple intelligences research (MIR). Bandung: Kaifa.
  8. Damajanti, Irma, (2013). Psikologi Seni Sebuah Pengantar. Bandung: Kiblat Buku Utama.
  9. Dantes, I Nyoman, (2012). Metode Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  10. Davido Roseline, (2012). Mengenal Anak Melalui Gambar. Jakarta: Salemba Humanika.
  11. Dewi Ni Wy Budi Santika, M.G Rini Kristanti, I Gst. Ag. Oka Negara, (2014). Model Tematik Bernuansa Kearifan Lokal Berbantuan Media Animasi Berpengaruh terhadap Hasil Beljar IPA Siswa Kelas lll SD Negeri Gugus Kapten Japa. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD, Vol:2 No. 1.
  12. Djiwandono Sri Esti Wuryani, (2005). Konseling dan Terapi dengan Anak dan Orangtua. Jakarta: Grasindo.
  13. Drescher, John M., (2009). Tujuh Kebutuhan Anak: Arti, Jaminan, Penerimaan, Kasih, Doa, Disiplin, dan Tuhan. Jakarta: Gunung Mulia.
  14. Fatimah Fatia, (2012). Kemampuan Komunikasi Matemats dan Pemecahan Masalah Melalui Problem Based-Learning. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Tahun 16 no. 1:259-259.
  15. Hidayah, R. (2014). Pengaruh Terapi Seni terhadap Konsep Diri Anak, 18(2), 89–96. https://doi.org/10.7454/mssh.v18i2.3464
  16. Ichikawa, Chieko dan Holy Setyowati Sie, (2010). 4 Tipe untuk Talenta Besar Sebuah Hasil Riset Golongan Darah di Indonesia. Jakarta: Elex Media Komputindo.
  17. Istikomah, H., Hendratto, S., & Bambang, S. (2010). Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigation Untuk, 6, 40–43.
  18. Jasmine, Julia, (2012). Metode Mengajar Multiple Intelligences. Bandung: Nuansa Cendekia. Hidayah, R. (2014). Pengaruh Terapi Seni terhadap Konsep Diri Anak, 18(2), 89–96. https://doi.org/10.7454/mssh.v18i2.3464
  19. Kepercayaan, K., & Minkan, R. (2013). Fenomena ramalan golongan darah di jepang ditinjau dari konsep kepercayaan rakyat ( minkan shinkō ), 1(1), 66–77.
  20. Mar, A., Hasanah, A., & Saraswati, S. (2014). Indonesian Journal of Guidance and Counseling : Theory and Application. Indonesian Journal of Guidance and Counseling : Theory and Application, 3(4), 39–46.
  21. Muhmmamad, Yaumi dan Nurdin Ibrahim, (2013). Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Jamak (multiple intelligences) Mengidentifikasi dan Mengembangakan Multitalenta Anak. Jakarta: Kencana.
  22. Muhtar, (2013). Metode Praktis Peneitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: Referensi.
  23. Mukhtar Desvi Yanti dan Noor Rochman Hadjam, (2006). Efektivitas Art Therapy untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Anak yang Mengalami Gangguan Perilaku. Psikologia, volume 2, no. 1, Juni, 16-24.
  24. Muliawan, Jasa Ungguh, (2014). Metodologi Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
  25. Nelson Nelwandi, (2016). Kreativitas dan Motivasi dalam Pembelajaran Seni Lukis. Nusantara (Jurna Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol.1 Desember: 42-58, ISSN 2541-657X.
  26. Nomi, Toshitaka dan Holy Setyowati Sie, (2011). Mendidik Anak berdasarkan Golongan Darah. Jakarta: Elex Media Komputindo.
  27. Rafidah Kastawi dan Noriah Mohd Ishak, (2010). Terapi Seni dalam Kaunseling Pelajar pintar dan Berbakat. Institute Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia. Malaysian Journal of Youth Studies.
  28. Richards, Dick, (2003). Artful Work mencipatakan Sukacita, Makna, dan Komitmen di Lingkungan Kerja. Jakarta: Metalexia.
  29. Ridwan, M., (2009). Mengenal Lebih Darah O. Semarang: Pustaka Widyamara.
  30. Rifa Hidayah, (2014). Pengaruh Terapi Seni terhadap Konsep Diri Anak. Makara Hubs-Asia, 18(2): 89-96. DOI: 10.7454/mssh.vl8i2.3464.
  31. Sartono, Y. (2014). Layanan Penguasaan Konten Dengan Teknik Role Playing, 16(2).
  32. Shanty Rendicka Mayang Nira Shanty, Elisabeth Christiana, (2013). Pelaksanaan Konseling Individual di SMPN Se-Kecamatan Bangsal Mojokerto. Jurnal BK Unesa. Vol. 03 No. 1: 388-393.
  33. Shinta Natalia Adriani dan Monty P. Satiadarma, (2011). Efektivitas Art Therapy dalam Mengurangi Kecemasan pada Remaja Pasien Leukimia. Tarumanagara University: Indonesian Journal of Cancer Vol. 5, no. 1 January-March, 31-47.
  34. Solikhah, U. (2013). Efektifitas lingkungan terapetik terhadap reaksi hospitalisasi pada anak. Prosinding Konferensi Nasional PPNI Jawa Tengah 2013, 158–164.
  35. Suwartono, (2014). Dasar-dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Andi.
  36. Tabrani, H. Primadi, (2014). Proses Kreasi-Gambar Anak-Proses Belajar. Jakarta: Penerbit Erlangga.
  37. Wanda, Dessie, (2011). Mengenali dan Membangun Karakter Anak Berdasarkan Golongan Darahnya. Jakarta: Cerdas Sehat.
  38. Yasir Mochamamad, Endang Susanti, Isnawati, (2013). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Strategi Belajar Metakognitif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pda Materi Pewarisan Sifat Manusia. BioEdu Vol.2/No.1/Januari: 77-83.http://ejounarl.unesa.ac.id/index.php/bioedu.

DOI : https://doi.org//164